Civic Talk PPKn UAD Hadirkan Alumni, Bahas Tantangan Menjadi Guru Inspiratif di Era Digital
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYOGYAKARTA – Program Studi PPKn FKIP Universitas Ahmad Dahlan kembali menyelenggarakan kegiatan Civic Talk pada 18 Mei 2026 di ruang podcast Laboratorium PPKn. Kegiatan ini menghadirkan alumni PPKn tahun 2008, Nisalia Duwata, yang saat ini berkiprah sebagai guru Pendidikan Pancasila di SMPN 1 Magelang. Acara dipandu oleh dosen PPKn UAD, Mahmuda Ma’arif selaku moderator.

Dalam sesi podcast tersebut, Nisalia membagikan pengalaman dan perjalanan kariernya sebagai guru Pendidikan Pancasila yang berupaya menjadi sosok inspiratif bagi peserta didik di sekolah. Menurutnya, guru PPKn tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter, sikap demokratis, dan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah.
Nisalia menjelaskan bahwa berbagai mata kuliah yang dipelajari selama kuliah di PPKn UAD memiliki relevansi kuat dengan praktik pembelajaran di kelas saat ini. Salah satunya adalah mata kuliah Ilmu Negara yang membantu dirinya memahami konsep nilai, norma, dan kehidupan bernegara untuk kemudian diterapkan dalam pembelajaran kontekstual kepada siswa.
“Materi seperti nilai dan norma dalam kehidupan sehari-hari sangat dekat dengan realitas siswa. Ketika mengajar, guru harus mampu menghubungkan teori dengan persoalan nyata agar siswa lebih mudah memahami dan menerapkannya dalam kehidupan,” ungkap Nisalia.
Ia juga menyoroti tantangan menjadi guru di era saat ini, terutama di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan karakter generasi muda. Menurutnya, guru dituntut untuk terus kreatif, adaptif, dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan siswa agar proses pembelajaran tetap menarik dan bermakna.
Selain itu, Nisalia menekankan pentingnya keteladanan guru dalam membentuk karakter peserta didik. Guru PPKn, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai toleransi, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks.
Melalui kegiatan Civic Talk ini, Prodi PPKn FKIP UAD berharap mahasiswa memperoleh wawasan dan motivasi dari pengalaman para alumni yang telah berkiprah di dunia pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara alumni, dosen, dan mahasiswa dalam pengembangan pendidikan kewarganegaraan yang relevan dengan tantangan zaman.
Prodi PPKn UAD Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Peserta SEA Teacher Batch XI
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYOGYAKARTA – Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan turut memeriahkan kegiatan Closing Ceremony SEA Teacher Batch XI yang diselenggarakan di Educator Hall FKIP UAD pada Jumat, 8 Mei 2026. Program internasional ini diikuti oleh mahasiswa dari Central Luzon State University dan Adamson University.

Kegiatan penutupan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan setelah para peserta menjalani berbagai aktivitas akademik, praktik pembelajaran, serta pengenalan budaya selama berada di UAD. Program SEA Teacher menjadi sarana pertukaran pengalaman pendidikan sekaligus mempererat hubungan antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Salah satu mahasiswa asal Central Luzon State University, Gianela Asley R. Castillo, mengaku memiliki pengalaman berkesan selama mengikuti kegiatan bersama Prodi PPKn UAD. Ia mengaku tertarik dengan podcast yang diselenggarakan oleh Prodi PPKn karena menghadirkan suasana diskusi yang interaktif dan memperkaya wawasan mengenai pendidikan dan budaya Indonesia.
Selain kegiatan akademik, Gianela juga menikmati pengalaman mencoba berbagai makanan tradisional Indonesia yang menurutnya memiliki cita rasa khas dan unik. Pengalaman tersebut menjadi salah satu kenangan yang tidak terlupakan selama mengikuti program pertukaran mahasiswa di UAD.
Perwakilan Prodi PPKn UAD, Abdurrahman Darojat, menyampaikan apresiasi atas partisipasi mahasiswa internasional dalam program SEA Teacher Batch XI. Ia berharap pengalaman belajar dan budaya yang diperoleh selama berada di UAD dapat memberikan manfaat bagi masa depan para peserta.
“Semoga pengalaman selama mengikuti program di UAD menjadi bekal yang baik untuk masa depan dan menginspirasi dalam perjalanan akademik maupun karier di dunia pendidikan,” ujarnya.
Melalui program SEA Teacher, Prodi PPKn UAD terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi pendidikan serta memperluas jejaring kerja sama global di bidang pendidikan dan kebudayaan.
Bukan Sekadar Lulus, Alumni PPKn UAD Diminta Hadir Membawa Manfaat bagi Bangsa
/in Berita /by Abdurrahman Darojat
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP Universitas Ahmad Dahlan kembali menorehkan kebanggaan melalui pelepasan empat calon wisudawan pada Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Periode III Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan oleh FKIP UAD pada Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Amphitarium Kampus 4 UAD tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah menuju dunia pengabdian dan profesionalisme.
Empat lulusan Program Studi PPKn yang resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) tersebut ialah Ayu Triani, S.Pd., Lutfi Kurnia Ramadhan, S.Pd., Fauzan Ma’ruf Hermawan, S.Pd., dan Arif Sujatmiko, S.Pd. Dalam prosesi pelepasan, mereka didampingi langsung oleh Ketua Program Studi PPKn, Dr. Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd., sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada para lulusan.
Acara pelepasan calon wisudawan FKIP UAD tahun ini mengusung tema “Pendidik Berkemajuan: Siap Mengajar di Mana Saja, dari Teori Menjadi Aksi”. Tema tersebut sejalan dengan semangat Program Studi PPKn UAD dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta komitmen kebangsaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Ed., Ph.D menyampaikan pesan motivasi kepada para lulusan agar terus bergerak dan berusaha dalam menghadapi dunia kerja maupun pengabdian masyarakat. Filosofi “Ora obah ora mamah” menjadi pengingat bahwa kesuksesan hanya dapat diraih melalui kerja keras, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar.
Sementara itu, Ketua Program Studi PPKn UAD, Dr. Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd berharap para lulusan PPKn dapat menjadi pribadi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Menurutnya, lulusan PPKn harus mampu menjadi pendidik sekaligus warga negara yang membawa nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, lulusan PPKn UAD tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat. Jadilah lulusan yang adaptif, berintegritas, serta terus menebarkan nilai-nilai kebaikan dan kebangsaan di mana pun berada,” ungkapnya.
Selain prosesi pelepasan, acara juga diisi pembekalan inspiratif dari Galuh Alif Fahmi Rizki yang mengajak para wisudawan untuk berinovasi dan memanfaatkan media digital sebagai ruang berkarya dan mengembangkan potensi diri.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara para wisudawan dengan pimpinan program studi sebagai simbol pelepasan resmi dari almamater menuju dunia pengabdian. Dengan semangat keilmuan dan nilai-nilai Pancasila yang telah ditempa selama perkuliahan, lulusan PPKn UAD diharapkan mampu menjadi generasi pendidik dan warga bangsa yang membawa perubahan positif bagi Indonesia.
Alumni PPKn UAD Berbagi Inspirasi di Podcast Civic Talk: Pengalaman Kuliah Relevan dengan Dunia Kerja
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYogyakarta – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menghadirkan ruang inspiratif melalui kegiatan podcast Civic Talk yang diselenggarakan pada 28 April 2026 di ruang Creative Space Laboratorium PPKn UAD. Kegiatan ini menghadirkan alumni PPKn angkatan 2009, Nanang Andarwanto, M.Pd, yang saat ini berkiprah sebagai staf di Kelurahan Parangtritis, Bantul.

Podcast ini dipandu oleh dosen PPKn UAD, Mahmuda Ma’arif, M.Pd, yang menggali pengalaman dan perjalanan karier narasumber sejak masa kuliah hingga terjun langsung di tengah masyarakat.
Dalam perbincangan tersebut, Nanang Andarwanto mengungkapkan bahwa pengalaman akademik selama kuliah di PPKn UAD memberikan bekal yang sangat relevan dengan pekerjaannya saat ini. Ia menegaskan bahwa berbagai mata kuliah yang dahulu dipelajari tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.
“Materi seperti hukum agraria, hukum adat, ilmu sosial, dan micro teaching sangat membantu saya dalam memahami dan menghadapi berbagai problem masyarakat Parangtritis,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pemahaman tentang hukum agraria sangat penting dalam menangani persoalan pertanahan yang kerap muncul di wilayah Parangtritis. Sementara itu, wawasan hukum adat dan ilmu sosial membantunya dalam memahami karakter masyarakat serta membangun pendekatan yang lebih humanis dan kontekstual.
Selain itu, pengalaman micro teaching yang diperoleh selama kuliah juga dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, terutama dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan menjembatani berbagai kepentingan warga.
Host podcast, Mahmuda Ma’arif, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Civic Talk ini bertujuan untuk menghubungkan pengalaman alumni dengan mahasiswa aktif, sehingga dapat memberikan gambaran nyata tentang relevansi keilmuan PPKn di dunia kerja.
“Kami ingin mahasiswa melihat bahwa apa yang mereka pelajari di bangku kuliah memiliki nilai praktis dan bisa menjadi bekal penting dalam berbagai profesi, termasuk di pemerintahan desa atau kelurahan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme dari mahasiswa yang mengikuti podcast secara langsung maupun melalui rekaman digital. Melalui Civic Talk, Prodi PPKn UAD terus berupaya menghadirkan inspirasi, memperkuat jejaring alumni, serta menegaskan kontribusi nyata lulusan PPKn dalam pembangunan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi akademik dan sosial, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Alumni PPKn UAD Berbagi Inspirasi Karier melalui Podcast Civic Talk
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYogyakarta – Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menghadirkan ruang inspiratif melalui podcast Civic Talk yang diselenggarakan pada 22 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan alumni PPKn UAD, Dedy Budianto, S.Pd, sebagai narasumber, dengan dipandu oleh mahasiswa PPKn, Eryzka Yuni Lestari.

Dalam podcast tersebut, Dedy Budianto membagikan pengalaman selama masa kuliah di PPKn UAD yang menurutnya sangat berkontribusi terhadap kesiapan memasuki dunia kerja. Ia menekankan bahwa berbagai keterampilan yang diperoleh, seperti kemampuan komunikasi, manajemen administrasi, serta pemahaman nilai-nilai kewarganegaraan, menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan profesional.
“Pengalaman organisasi, tugas-tugas perkuliahan, hingga interaksi dengan dosen sangat membantu saya dalam membangun kepercayaan diri dan etos kerja,” ungkap Dedy.
Lebih lanjut, Dedy juga menceritakan perjalanan kariernya setelah lulus, hingga akhirnya berhasil lolos dalam program seleksi magang yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Saat ini, ia menjalani magang sebagai tenaga administrasi di salah satu unit usaha restoran di kawasan Taman Safari Bogor.

Menurutnya, kesempatan magang tersebut menjadi langkah awal yang sangat berharga dalam mengembangkan pengalaman kerja nyata. Ia juga mengajak mahasiswa PPKn untuk aktif mencari peluang, tidak ragu mencoba, serta terus mengasah keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Podcast Civic Talk ini diharapkan dapat menjadi media inspirasi bagi mahasiswa dan alumni PPKn UAD untuk terus berkembang dan mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat jejaring antara alumni dan mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan karier berbasis pengalaman nyata.
Dosen PPKn UAD Jadi Pembicara Edukasi Perlindungan Konsumen bagi Perempuan
/in Berita /by Abdurrahman DarojatBantul– Dosen Program Studi PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Trisna Sukmayadi, M.Pd, menjadi narasumber dalam kegiatan bertajuk peningkatan kesadaran dan kepedulian perempuan di bidang perlindungan konsumen, khususnya terkait hak-hak konsumen seperti makanan dan kosmetik halal. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Ranting Aisyiyah Banguntapan 2 pada Selasa, 21 April 2026, bertempat di gedung Pimpinan Ranting Aisyiyah Banguntapan 2, Bantul.

Acara dibuka secara resmi oleh Hj. Sumadiyah selaku Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Banguntapan 2. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai konsumen cerdas dan kritis, terutama dalam memastikan keamanan serta kehalalan produk yang dikonsumsi oleh keluarga.
Dalam pemaparannya, Dr. Trisna Sukmayadi mengulas secara komprehensif tentang Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ia menjelaskan bahwa undang-undang tersebut memberikan landasan hukum yang kuat bagi masyarakat untuk memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen. Hak-hak tersebut meliputi hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan/atau jasa, serta hak untuk mendapatkan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi produk.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya literasi konsumen di kalangan perempuan, terutama dalam memilih produk makanan dan kosmetik halal yang aman dan sesuai dengan standar kesehatan. Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan pola konsumsi keluarga, sehingga pemahaman terhadap perlindungan konsumen menjadi sangat krusial.
Kegiatan ini berlangsung dengan antusias, ditandai dengan interaksi aktif peserta melalui sesi tanya jawab. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para peserta dapat meningkatkan kesadaran serta kemampuan dalam melindungi diri sebagai konsumen, sekaligus menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing.
Alumni PPKn UAD Berbagi Inspirasi Karier dalam Workshop Pelibatan Alumni
/in Aktifitas Prodi, Berita /by Abdurrahman Darojat
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan kembali menggelar Workshop Pelibatan Alumni pada 20 April 2026 sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara kampus dan lulusan. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus penguatan wawasan mahasiswa terkait dunia kerja.
Workshop menghadirkan alumni PPKn angkatan 2010, Rendy Angga Pratama, S.Pd., M.AP, sebagai narasumber. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi PPKn UAD, Dikdik Baihaqi Arif, M.Pd., yang menekankan bahwa keterlibatan alumni memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta memastikan kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam sesi materi, Rendy mengulas pengalamannya selama menempuh pendidikan di PPKn UAD yang dinilainya memberikan dasar kuat dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kepemimpinan. Ia juga menceritakan perjalanan kariernya pasca kelulusan, termasuk berbagai tantangan yang dihadapi hingga akhirnya menekuni bidang stakeholder engagement dan pemberdayaan masyarakat.
Pengalaman profesionalnya, khususnya dalam mengelola konflik sosial, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menjalin hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, menjadi pelajaran berharga bagi peserta workshop.
Selain itu, Rendy menegaskan pentingnya penguasaan keterampilan non-teknis (soft skills), seperti kemampuan komunikasi yang efektif, negosiasi, serta fleksibilitas dalam menghadapi perubahan. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan diri agar mampu bersaing dan berkontribusi di berbagai sektor.

Kegiatan berlangsung dinamis dengan adanya sesi tanya jawab yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi mengenai strategi karier, peluang kerja, serta tantangan yang mungkin dihadapi lulusan di masa depan.
Melalui workshop ini, Program Studi PPKn UAD berharap hubungan antara institusi dan alumni semakin kuat, sekaligus memberikan gambaran nyata bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.
Mahasiswa Filipina Peserta SEA Teacher Kunjungi Laboratorium PPKn UAD
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYogyakarta – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan mahasiswa peserta program SEA Teacher asal Central Luzon State University (CLSU), Filipina, pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium PPKn UAD yang berlokasi di Gedung Siti Walidah lantai dua.
Dua mahasiswa yang mengikuti program tersebut, Beatrize Sofia Gayle S. Ignacio dan Gianela Asley R. Castillo, berkesempatan melihat langsung fasilitas laboratorium yang dimiliki PPKn UAD. Dalam kunjungan tersebut, keduanya tampak antusias dan terkesan dengan kondisi laboratorium, mulai dari penataan ruang yang representatif, kelengkapan peralatan pembelajaran, hingga koleksi buku yang mendukung kegiatan akademik mahasiswa.

Kedatangan mahasiswa CLSU disambut hangat oleh perwakilan dosen PPKn UAD, Abdurrahman Darojat, M.A., serta perwakilan mahasiswa, Hasanatun Kamila. Dalam suasana yang penuh keakraban, para tamu diajak berdiskusi ringan mengenai proses pembelajaran, fasilitas penunjang akademik, serta pengembangan keilmuan di bidang kewarganegaraan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional sekaligus memperkenalkan lingkungan akademik PPKn UAD kepada mahasiswa dari luar negeri. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar lintas budaya bagi mahasiswa serta memperluas wawasan global dalam bidang pendidikan kewarganegaraan.

Dengan adanya program SEA Teacher, PPKn UAD terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi internasional dan pertukaran pengalaman akademik antarnegara.
Syawalan PPKn UAD: Membangun Harmoni, Menguatkan Silaturahmi
/in Berita /by Abdurrahman DarojatProgram Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan kegiatan Syawalan 1447 H pada Jumat, 10 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium PPKn dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa PPKn UAD.
Acara Syawalan dimulai dengan pembacaan ikrar Syawalan serta permohonan maaf lahir dan batin yang disampaikan oleh Amalia Nanda Fitria selaku Ketua HMPS PPKn UAD yang mewakili mahasiswa. Dalam penyampaiannya, Amalia mengajak seluruh civitas akademika PPKn untuk saling memaafkan serta mempererat kebersamaan pasca Hari Raya Idulfitri.
Selanjutnya, perwakilan dosen yang diwakili oleh Dr. Trisna Sukmayadi, M.Pd turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa apabila selama proses pembelajaran terdapat kekhilafan. Momen ini menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat hubungan antara dosen dan mahasiswa dalam suasana kekeluargaan.
Kegiatan Syawalan ini diselenggarakan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi keluarga besar PPKn UAD. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian acara.
Kaprodi PPKn UAD, Dr. Dikdik Baihaqi Arif, M.Pd menyampaikan harapannya agar kegiatan Syawalan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan, kekompakan, serta memperkuat nilai-nilai kekeluargaan di lingkungan Prodi PPKn UAD.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh civitas akademika PPKn UAD semakin solid dan harmonis dalam menjalankan aktivitas akademik maupun non-akademik ke depannya.

Kampus 4 (Kampus Utama)
Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani (Ringroad Selatan) Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille : 0274-564604
Email : bsi[at]uad.ac.id
Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa
Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan
Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960




