Pos
Dosen PPKn UAD Jadi Pemateri Workshop Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Bahas Link and Match Dunia Kerja dan Penguatan Civic Skills
/in Berita /by Abdurrahman Darojat
dosen ppkn uad menjadi pemateri di kegiatan workshop dinsosnakertrans kota yogyakarta
Yogyakarta, 12 Juni 2026 – Dosen Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Mahmuda Ma’arif, M.Pd., menjadi pemateri dalam Workshop yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta pada Jumat (12/6/2026) di Kantor Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh pengelola Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK se-Kota Yogyakarta serta perwakilan berbagai perusahaan sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta yang menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor industri dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang responsif terhadap perkembangan zaman. Dalam sambutannya disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diukur dari banyaknya lulusan yang memperoleh pekerjaan, tetapi juga dari kemampuan mereka untuk bertahan, berkembang, dan berkontribusi secara positif di lingkungan kerja.
Dalam sesi utama, Mahmuda Ma’arif menyampaikan materi bertajuk “Link and Match Dunia Kerja: Peran Bursa Kerja Khusus (BKK) dalam Menyiapkan Lulusan yang Kompeten, Adaptif, dan Berkarakter.” Ia menjelaskan bahwa konsep link and match tidak boleh dipahami sebatas mempertemukan lulusan dengan lowongan pekerjaan, melainkan harus menjadi proses strategis yang menyelaraskan kompetensi, minat, karakter, kesiapan sosial, serta kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Menurutnya, BKK memiliki peran yang jauh lebih luas sebagai pusat pengembangan karier yang mampu memetakan kompetensi lulusan, memberikan pembekalan budaya kerja, melatih komunikasi profesional, hingga memfasilitasi job matching yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. “BKK harus menjadi ruang sinkronisasi antara sekolah, dunia usaha, pemerintah, dan alumni sehingga menghasilkan lulusan yang benar-benar siap menghadapi perubahan dunia kerja,” jelasnya.

dosen ppkn uad menjadi pemateri di kegiatan workshop dinsosnakertrans kota yogyakarta
Selain membahas peran BKK, Mahmuda juga memaparkan materi mengenai penguatan civic skills dan kesiapan sosial lulusan dalam memasuki dunia kerja. Ia menekankan bahwa perusahaan masa kini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis, tetapi juga individu yang mampu bekerja sama, berkomunikasi secara efektif, menjunjung tinggi integritas, disiplin, bertanggung jawab, menghargai keberagaman, serta mampu beradaptasi dengan budaya organisasi dan perkembangan teknologi.
“Keberhasilan seseorang di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh hard skills, tetapi juga oleh karakter, etika, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar. Civic skills menjadi fondasi penting agar lulusan mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah,” ungkapnya.
Dalam paparannya, ia juga menyoroti tantangan generasi muda di era digital, seperti meningkatnya minat terhadap pekerjaan fleksibel, tingginya mobilitas kerja, serta kebutuhan akan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan diri. Oleh karena itu, BKK didorong untuk tidak hanya menjadi penyedia informasi lowongan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karier melalui pelatihan budaya kerja, simulasi komunikasi profesional, konseling karier, hingga penguatan karakter dan etika kerja.
Workshop berlangsung secara interaktif dengan melibatkan pengelola BKK SMK dan perwakilan perusahaan dalam sesi diskusi. Para peserta antusias menyampaikan berbagai pengalaman terkait penyaluran lulusan, kebutuhan kompetensi di dunia industri, hingga tantangan mempertahankan tenaga kerja muda yang adaptif dan berkarakter. Diskusi tersebut menghasilkan berbagai gagasan mengenai pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, BKK, pemerintah, dan perusahaan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih efektif.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Pengelola BKK SMK memperoleh wawasan baru mengenai strategi memperkuat layanan karier dan pendampingan lulusan, sementara pihak perusahaan dapat menyampaikan secara langsung kebutuhan kompetensi yang relevan dengan perkembangan industri saat ini.
Melalui workshop ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, BKK SMK, dunia usaha, dan institusi pendidikan dalam mewujudkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif, berkarakter, memiliki civic skills yang kuat, serta mampu berkontribusi secara produktif dan berkelanjutan di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Bekali Calon Guru di Era Global, PPKn UAD Gelar Meet the Expert tentang Literasi Digital dan TPACK
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYOGYAKARTA – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Meet the Expert secara luring dan daring dengan menghadirkan pakar dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dr. Dede Iswandi, M.Pd. Kegiatan yang dipandu oleh Kaprodi PPKn UAD, Dr. Dikdik Baihaqi Arif, M.Pd., ini merupakan implementasi kerja sama akademik antara PPKn UAD dan PPKn UPI yang telah terjalin sejak tahun 2023.

Dalam pemaparannya, Dr. Dede menegaskan bahwa guru PPKn di era digital tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai arsitek warga negara digital yang berkarakter Pancasila. Menurutnya, perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut calon guru untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara efektif dalam proses pembelajaran.
Ia juga menekankan pentingnya penguasaan kerangka TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), yaitu kemampuan mengintegrasikan teknologi, strategi pedagogis, dan penguasaan materi secara utuh. Selain itu, peserta diperkenalkan dengan berbagai aplikasi pembelajaran digital serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung aktivitas belajar mengajar.
Kegiatan semakin menarik dengan sesi berbagi pengalaman dari Hasanatun Kamila, mahasiswa PPKn UAD yang mengikuti program SEA Teacher di Filipina. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin siap menjadi guru profesional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global, sekaligus mampu menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.
Tips & Strategi Produksi Video Kreatif yang Efektif dan Berkesan
/in Pengumuman /by Eryzka Yuni Lestari
📢 PELATIHAN VIDEO KREATIF: “Tips & Strategi Produksi Video Kreatif yang Efektif dan Berkesan”
Halo Sobat Kreatif! 🎥 Mau bikin video yang mencuri perhatian di kompetisi? Pelajari tips jitu dari konten kreator profesional!
📌 DETAIL ACARA:
👤 Pemateri: Muhammad Ziya Ul Albab (Content Creator)
🎙️ Moderator: Intan Awalia Putri
📅 Hari, Tanggal: Minggu, 31 Mei 2026 (atau 14 Dzulhijjah 1447 H)
⏰ Waktu: 09.00 WIB – Selesai
💻 Platform: Zoom Meeting (Khusus Peserta Kompetisi Video Kreatif #4 Tingkat Nasional)
Segera daftar dan asah kreativitasmu!
📞 Narahubung: +62 813-2422-9295 (Merry)
Civic Talk PPKn UAD Hadirkan Alumni, Bahas Tantangan Menjadi Guru Inspiratif di Era Digital
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYOGYAKARTA – Program Studi PPKn FKIP Universitas Ahmad Dahlan kembali menyelenggarakan kegiatan Civic Talk pada 18 Mei 2026 di ruang podcast Laboratorium PPKn. Kegiatan ini menghadirkan alumni PPKn tahun 2008, Nisalia Duwata, yang saat ini berkiprah sebagai guru Pendidikan Pancasila di SMPN 1 Magelang. Acara dipandu oleh dosen PPKn UAD, Mahmuda Ma’arif selaku moderator.

Dalam sesi podcast tersebut, Nisalia membagikan pengalaman dan perjalanan kariernya sebagai guru Pendidikan Pancasila yang berupaya menjadi sosok inspiratif bagi peserta didik di sekolah. Menurutnya, guru PPKn tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter, sikap demokratis, dan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan sekolah.
Nisalia menjelaskan bahwa berbagai mata kuliah yang dipelajari selama kuliah di PPKn UAD memiliki relevansi kuat dengan praktik pembelajaran di kelas saat ini. Salah satunya adalah mata kuliah Ilmu Negara yang membantu dirinya memahami konsep nilai, norma, dan kehidupan bernegara untuk kemudian diterapkan dalam pembelajaran kontekstual kepada siswa.
“Materi seperti nilai dan norma dalam kehidupan sehari-hari sangat dekat dengan realitas siswa. Ketika mengajar, guru harus mampu menghubungkan teori dengan persoalan nyata agar siswa lebih mudah memahami dan menerapkannya dalam kehidupan,” ungkap Nisalia.
Ia juga menyoroti tantangan menjadi guru di era saat ini, terutama di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan karakter generasi muda. Menurutnya, guru dituntut untuk terus kreatif, adaptif, dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan siswa agar proses pembelajaran tetap menarik dan bermakna.
Selain itu, Nisalia menekankan pentingnya keteladanan guru dalam membentuk karakter peserta didik. Guru PPKn, menurutnya, memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai toleransi, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan di tengah dinamika sosial masyarakat yang semakin kompleks.
Melalui kegiatan Civic Talk ini, Prodi PPKn FKIP UAD berharap mahasiswa memperoleh wawasan dan motivasi dari pengalaman para alumni yang telah berkiprah di dunia pendidikan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara alumni, dosen, dan mahasiswa dalam pengembangan pendidikan kewarganegaraan yang relevan dengan tantangan zaman.
Seminar “Mewujudkan Kampus Berdampak”
/in Pengumuman /by Eryzka Yuni Lestari
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Halo Dahlan Muda! ✨
Biro Kemahasiswaan dan Alumni mempersembahkan:
📢 Seminar Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Kampus Berdampak 📢
Bersama para Narasumber Inspiratif:
🎙️ Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., Ph.D
(Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Elektro UAD)
🎙️ Riswanda Himawan, M.Pd
(Alumnus Prodi PBSI UAD Tahun 2021)
🎙️ Muhammad Fanni
(Ketua PPKO HMPT 2025)
🎙️ Muhammad Rifqi Rahadi
(Ketua PPKO Farmasi 2025)
🎙️ Rifan Dwitya
(Ketua PPKO BEM Psikologi 2025)
Akan diselenggarakan pada:
🗓️ Hari, Tanggal: Jumat, 22 Mei 2026
🕘 Waktu: 07.00 s.d. Selesai
📍 Tempat: Amphitarium, Lantai 9 Kampus 4 UAD
👔 DressCode: Sopan, Rapi dan Menggunakan Jas Almamater UAD
🔗 Link Pendaftaran:
https://bit.ly/Pendaftaran-Seminar-Peran-Mahasiswa-dalam-Mewujudkan-Kampus-Berdampak
📧 Pengiriman Undangan kepada Peserta Terpilih: 21 Mei 2026
✨Benefit:
-E Sertifikat
-Menambah wawasan
-Memperluas Relasi
-Belajar dari Sumbernya
‼️ Kuota Terbatas
PENDAFTARAN akan ditutup Jika Telah memenuhi Kuota
Peserta yang terpilih akan menerima undangan resmi melalui email dan wajib hadir pada hari pelaksanaan.
Demikian informasi ini kami sampaikan. Atas perhatian dan partisipasinya, kami ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Talkshow Alumni UAD
/in Pengumuman /by Eryzka Yuni Lestari
✨ 𝗧𝗮𝗹𝗸𝘀𝗵𝗼𝘄 𝗔𝗹𝘂𝗺𝗻𝗶 𝗨𝗔𝗗 ✨
Universitas Ahmad Dahlan menghadirkan Talkshow Alumni UAD bersama narasumber inspiratif dari berbagai bidang profesional. Sebuah ruang berbagi cerita, pengalaman, dan motivasi untuk generasi muda UAD yang dilaksanakan pada:
🗓 Jumat, 15 Mei 2026
⏰ 07.30–12.00 WIB
📍 Amphitarium Kampus Utama UAD
Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar dan terinspirasi langsung dari alumni UAD yang luar biasa!😉✨
Bukan Sekadar Lulus, Alumni PPKn UAD Diminta Hadir Membawa Manfaat bagi Bangsa
/in Berita /by Abdurrahman Darojat
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP Universitas Ahmad Dahlan kembali menorehkan kebanggaan melalui pelepasan empat calon wisudawan pada Pelepasan Calon Wisudawan/Wisudawati Periode III Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan oleh FKIP UAD pada Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Amphitarium Kampus 4 UAD tersebut menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah menuju dunia pengabdian dan profesionalisme.
Empat lulusan Program Studi PPKn yang resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) tersebut ialah Ayu Triani, S.Pd., Lutfi Kurnia Ramadhan, S.Pd., Fauzan Ma’ruf Hermawan, S.Pd., dan Arif Sujatmiko, S.Pd. Dalam prosesi pelepasan, mereka didampingi langsung oleh Ketua Program Studi PPKn, Dr. Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd., sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kepada para lulusan.
Acara pelepasan calon wisudawan FKIP UAD tahun ini mengusung tema “Pendidik Berkemajuan: Siap Mengajar di Mana Saja, dari Teori Menjadi Aksi”. Tema tersebut sejalan dengan semangat Program Studi PPKn UAD dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta komitmen kebangsaan.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Ed., Ph.D menyampaikan pesan motivasi kepada para lulusan agar terus bergerak dan berusaha dalam menghadapi dunia kerja maupun pengabdian masyarakat. Filosofi “Ora obah ora mamah” menjadi pengingat bahwa kesuksesan hanya dapat diraih melalui kerja keras, kreativitas, dan kemauan untuk terus belajar.
Sementara itu, Ketua Program Studi PPKn UAD, Dr. Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd berharap para lulusan PPKn dapat menjadi pribadi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Menurutnya, lulusan PPKn harus mampu menjadi pendidik sekaligus warga negara yang membawa nilai-nilai kebangsaan, demokrasi, dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, lulusan PPKn UAD tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat. Jadilah lulusan yang adaptif, berintegritas, serta terus menebarkan nilai-nilai kebaikan dan kebangsaan di mana pun berada,” ungkapnya.
Selain prosesi pelepasan, acara juga diisi pembekalan inspiratif dari Galuh Alif Fahmi Rizki yang mengajak para wisudawan untuk berinovasi dan memanfaatkan media digital sebagai ruang berkarya dan mengembangkan potensi diri.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara para wisudawan dengan pimpinan program studi sebagai simbol pelepasan resmi dari almamater menuju dunia pengabdian. Dengan semangat keilmuan dan nilai-nilai Pancasila yang telah ditempa selama perkuliahan, lulusan PPKn UAD diharapkan mampu menjadi generasi pendidik dan warga bangsa yang membawa perubahan positif bagi Indonesia.
Pelatihan Publikasi Ilmiah 2026
/in Pengumuman /by Eryzka Yuni Lestari
Halo Dahlan Muda 👋🏻
Pelatihan Publikasi Ilmiah #2: Eksplorasi Literasi & Akurasi Referensi.
Bersama para narasumber hebat:
🕑 Sesi 1: 12.30 WIB
🎙️Anjas Alifah Bakry, S.Hum., M.A.
🎙️Nurshifa Fauziyah, M.A.
🕓 Sesi 2: 14.30 WIB
🎙️Zulfa Erlin Muflihah, S.IP.
🎙️Naning Wardani, S.I.Pust.
📍 Lab PPG, Lt. 7 Gedung Lab Kampus IV UAD
Alumni PPKn UAD Berbagi Inspirasi di Podcast Civic Talk: Pengalaman Kuliah Relevan dengan Dunia Kerja
/in Berita /by Abdurrahman DarojatYogyakarta – Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menghadirkan ruang inspiratif melalui kegiatan podcast Civic Talk yang diselenggarakan pada 28 April 2026 di ruang Creative Space Laboratorium PPKn UAD. Kegiatan ini menghadirkan alumni PPKn angkatan 2009, Nanang Andarwanto, M.Pd, yang saat ini berkiprah sebagai staf di Kelurahan Parangtritis, Bantul.

Podcast ini dipandu oleh dosen PPKn UAD, Mahmuda Ma’arif, M.Pd, yang menggali pengalaman dan perjalanan karier narasumber sejak masa kuliah hingga terjun langsung di tengah masyarakat.
Dalam perbincangan tersebut, Nanang Andarwanto mengungkapkan bahwa pengalaman akademik selama kuliah di PPKn UAD memberikan bekal yang sangat relevan dengan pekerjaannya saat ini. Ia menegaskan bahwa berbagai mata kuliah yang dahulu dipelajari tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.
“Materi seperti hukum agraria, hukum adat, ilmu sosial, dan micro teaching sangat membantu saya dalam memahami dan menghadapi berbagai problem masyarakat Parangtritis,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa pemahaman tentang hukum agraria sangat penting dalam menangani persoalan pertanahan yang kerap muncul di wilayah Parangtritis. Sementara itu, wawasan hukum adat dan ilmu sosial membantunya dalam memahami karakter masyarakat serta membangun pendekatan yang lebih humanis dan kontekstual.
Selain itu, pengalaman micro teaching yang diperoleh selama kuliah juga dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan komunikasi, terutama dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan menjembatani berbagai kepentingan warga.
Host podcast, Mahmuda Ma’arif, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan Civic Talk ini bertujuan untuk menghubungkan pengalaman alumni dengan mahasiswa aktif, sehingga dapat memberikan gambaran nyata tentang relevansi keilmuan PPKn di dunia kerja.
“Kami ingin mahasiswa melihat bahwa apa yang mereka pelajari di bangku kuliah memiliki nilai praktis dan bisa menjadi bekal penting dalam berbagai profesi, termasuk di pemerintahan desa atau kelurahan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme dari mahasiswa yang mengikuti podcast secara langsung maupun melalui rekaman digital. Melalui Civic Talk, Prodi PPKn UAD terus berupaya menghadirkan inspirasi, memperkuat jejaring alumni, serta menegaskan kontribusi nyata lulusan PPKn dalam pembangunan masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi akademik dan sosial, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.

Kampus 4 (Kampus Utama)
Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani (Ringroad Selatan) Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166
Telepon : (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille : 0274-564604
Email : bsi[at]uad.ac.id
Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa
Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan
Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960


