Prodi PPKn Gelar Workshop Penyusunan RPS Berbasis OBE Sambut Perkuliahan Semester Gasal 2025/2026
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menyelenggarakan kegiatan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada tanggal 3–5 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen serta penanggung jawab rumpun keilmuan di lingkungan Prodi PPKn sebagai bagian dari persiapan menghadapi perkuliahan semester gasal tahun akademik 2025/2026.
Workshop ini melibatkan berbagai rumpun keilmuan yang menjadi kekuatan akademik Prodi PPKn, yaitu Ilmu Hukum Ketatanegaraan, Pembelajaran dan Inovasi, Ilmu Negara dan Kajian Kelembagaan, Ilmu Sosial dan Humaniora, Filsafat Moral dan Etika, serta Politik Demokrasi dan Pendidikan Kewarganegaraan. Melalui kegiatan ini, para dosen secara kolaboratif menyusun dan menyelaraskan RPS agar sesuai dengan prinsip Outcome Based Education (OBE), yang menekankan ketercapaian capaian pembelajaran lulusan (CPL) serta relevansi dengan kebutuhan perkembangan keilmuan dan masyarakat.

Ketua Program Studi PPKn, Dr. Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di program studi. Menurutnya, penyusunan RPS berbasis OBE tidak hanya berfokus pada materi perkuliahan, tetapi juga pada pencapaian kompetensi mahasiswa secara terukur dan sistematis.
“Workshop ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap mata kuliah memiliki perencanaan pembelajaran yang selaras dengan capaian pembelajaran lulusan, kebutuhan kurikulum berbasis OBE, serta perkembangan isu-isu kebangsaan dan kewarganegaraan. Dengan demikian, proses pembelajaran di Prodi PPKn dapat berjalan lebih sistematis, terarah, dan berorientasi pada hasil,” jelas Dr. Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar dosen dalam merancang pembelajaran yang berkualitas. “Kami berharap melalui workshop ini seluruh dosen dapat menghasilkan RPS yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan tantangan zaman, sehingga mampu mendukung tercapainya lulusan PPKn yang memiliki kompetensi akademik, integritas moral, serta komitmen kebangsaan yang kuat,” tambahnya.

Kegiatan workshop berlangsung secara intensif selama tiga hari dengan berbagai sesi diskusi, penyelarasan CPL dan CPMK, penyusunan strategi pembelajaran, serta penguatan sistem penilaian berbasis OBE. Melalui kegiatan ini, Prodi PPKn menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran sebagai bagian dari upaya mencetak generasi warga negara yang kritis, demokratis, dan berkarakter.


