Mahasiswa PPKn UAD Jalankan Program Konselor Sebaya untuk Perkuat Kesehatan Mental Mahasiswa
Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Shavila Adistyan, menginisiasi kegiatan Konselor Sebaya PPKn yang berlangsung di Laboratorium PPKn UAD pada Senin, 15 Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kesejahteraan psikologis mahasiswa sekaligus membangun budaya saling mendukung di lingkungan akademik.
Kegiatan yang diikuti mahasiswa PPKn tersebut mengangkat tema orientasi program konselor sebaya dan pengelolaan kecemasan (anxiety management). Dalam sesi yang berlangsung interaktif, peserta tidak hanya memperoleh materi teoritis, tetapi juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait dinamika kehidupan perkuliahan, kesehatan mental, serta strategi menghadapi berbagai tantangan akademik.

konselor sebaya PPKn UAD
Sebagai konselor sebaya, Shavila Adistyan menjelaskan bahwa program ini bertujuan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk tumbuh dan belajar bersama dalam lingkungan yang suportif. Melalui pendekatan berbasis teman sebaya, mahasiswa diharapkan lebih nyaman untuk berbagi pengalaman, mengungkapkan permasalahan yang dihadapi, dan menemukan solusi secara kolaboratif.
Dalam kegiatan tersebut, Shavila juga membagikan pengalaman akademik dan kemahasiswaannya selama menjalani perkuliahan di UAD. Berbagai topik dibahas, mulai dari penyusunan portofolio dan CV mahasiswa, pengelolaan kegiatan kemahasiswaan, pemanfaatan fasilitas kampus, hingga layanan kesehatan dan konseling yang tersedia bagi mahasiswa. Selain itu, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan gejala kecemasan, pentingnya menjaga kesehatan mental, serta teknik sederhana untuk mengelola stres dan tekanan akademik.

penyampaian materi konselor
Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah strategi praktis menghadapi kecemasan melalui teknik relaksasi, pengelolaan emosi, dan pengembangan mekanisme coping yang sehat. Mahasiswa juga memperoleh edukasi mengenai kewaspadaan terhadap kejahatan siber berbasis manipulasi emosional di media sosial serta pentingnya menjaga keamanan identitas pribadi.
Ketua Program Studi PPKn UAD, Dr. Dikdik Baihaqi Arif, M.Pd., memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program Konselor Sebaya sebagai bagian dari pengembangan karakter mahasiswa yang sejalan dengan visi UAD dalam mewujudkan lingkungan kampus yang sehat, inklusif, dan berkemajuan.
Melalui program ini, Prodi PPKn UAD berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental, kemampuan komunikasi interpersonal, serta kepedulian sosial yang kuat. Kehadiran konselor sebaya diharapkan menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk saling mendukung dan membangun budaya kampus yang lebih sehat dan produktif.

