Mahasiswa PPKn UAD Lolos Pendanaan PPK ORMAWA 2026, Usung Pemberdayaan UMKM Desa Pengkol Berbasis Ekonomi Kreatif dan Technopreneurship
Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Dua mahasiswa angkatan 2024, Liana Fauzriyah dan Ningrum Widyastuti, yang tergabung dalam Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Tahun 2026.

mahasiswa ppkn uad menjadi anggota tim ppk ormawa lolos pendanaan kementerian
Tim tersebut mengangkat program bertajuk “Pemberdayaan UMKM Lokal di Desa Pengkol, Gunungkidul, Berbasis Ekonomi Kreatif dan Technopreneurship melalui Model Participatory Action Research.” Program ini hadir sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi.
Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), masyarakat Desa Pengkol akan dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan program, mulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan solusi yang sesuai dengan potensi lokal sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan ekonomi digital.
Fokus utama program adalah mengembangkan ekonomi kreatif dan technopreneurship sebagai strategi pemberdayaan UMKM. Berbagai kegiatan yang dirancang meliputi pelatihan inovasi produk, penguatan branding dan pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, hingga pengembangan jejaring usaha yang berkelanjutan. Dengan demikian, UMKM lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar.
Keberhasilan Liana Fauzriyah dan Ningrum Widyastuti menjadi bagian dari tim yang lolos pendanaan nasional ini menunjukkan bahwa mahasiswa PPKn UAD tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan masyarakat melalui program pengabdian yang inovatif dan berdampak.
Ketua Program Studi PPKn UAD, Dr. Dikdik Baihaqi Arif, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bukti bahwa mahasiswa PPKn mampu mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, dan kepedulian sosial dalam bentuk aksi nyata di tengah masyarakat.
“Kami sangat bangga atas keberhasilan Liana Fauzriyah dan Ningrum Widyastuti bersama Tim PPK ORMAWA BEM FKIP UAD yang berhasil memperoleh pendanaan PPK ORMAWA 2026. Semoga program ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Pengkol, serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengabdikan ilmunya demi kemajuan bangsa,” ungkap Dr. Dikdik Baihaqi Arif, M.Pd.
Beliau juga berharap program ini dapat menjadi model kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun kemandirian ekonomi desa melalui pendekatan partisipatif yang berkelanjutan. Selain memberikan dampak bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, penelitian, serta pengabdian yang selaras dengan semangat Merdeka Belajar dan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen PPKn UAD dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kewirausahaan, dan kemampuan menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia.

